Baru-baru ini, sebuah fosil kura-kura purba yang berusia sekira 45 juta tahun, ditemukan di Antartika. Tulang-tulang yang ditemukan, hanya berupa dua buah fragmen cangkang dari kura-kura purba. Situs penemuan itu berlokasi di gugusan La Meseta di Seymour Island , Antartika. Ekspedisi tersebut dilakukan oleh tim Antartic Institute of Argentina. Demikian seperti yang dikutip dari Live Science, Rabu (20/10/2010). Sementara itu, para peneliti belum bisa menentukan jenis spesies kura-kura tersebut. Fragmen cangkang kura-kura yang ditemukan tersebut mungkin bukan dari spesies kura-kura yang sebelumnya sudah diketahui tinggal di wilayah tersebut pada era prasejarah, yang dikenal dengan nama Eocene Epoch. Penemuan ini dapat memberikan petunjuk kepada para ilmuwan mengenai lingkungan dan suhu di Antartika pada masa itu. "Fosil-fosil baru in...